Xilem dan Floem

✔ Jaringan Xilem dan Floem Pada Tumbuhan

Xilem dan Floem – Pada tumbuhan mempunyai banyak sekali struktur ataupun bagian yang membuat tumbuhan itu hidup. Jika anda belajar biologi dan sedang membahas tentang tumbuhan anda tidak akan asing dengan kata xilem dan floem. Mungkin banyak dari anda yang masih bingung perbedaan, fungsi, dan juga pengertian dari xilem dan floem ini.

Oleh karena itu saya akan membahas dua organ pada tumbuhan ini agar anda bisa mendapatkan ilmu baru di dunia biologi khususnya bagian – bagian pada tumbuhan.

xilem dan floem
gambar jaringan xilem dan floem

Xilem dan Floem Pada Tumbuhan

Pada artikel ini saya akan menjelaskan secara lengkap tentang xilem dan juga floem secara lengkap agar anda bisa memahami semuanya tentang floem dan xilem, agar anda juga tidak bingung lagi membedakan keduanya.

  1. Pengertian Xilem dan Floem

    Xilem dan floem ini merupakan jaringan pengangkut yang ada di tumbuhan yang sangat penting bagi tumbuhan karena jaringan pengangkut biasanya digunakan untuk mengangkut mineral yang berada di dalam tanah dan juga jaringan penangkut pada tumbuhan ini juga melakukan penyaluran hasil fotosintesis ke semua bagian tumbuhan.

    Jaringan pengangkut ini dibagi menjadi 2 yaitu jaringan xilem dan juga floem yang masing – masing mempunyai pengertian yang berbeda untuk jaringan xilem merupakan jaringan yang komplek yang terdiri dari sel mati maupun sel hidup. Jaringan floem adalah jaringan mempunyai banyak unsur yang memiliki unsur yang berbeda yaitu pembuluh lapisan, kloroid, dan parenkim serabut.

  2. Fungsi Jaringan Xilem dan Floem

    2 jaringan xilem dan floem ini mempunyai fungsinya masing – masing. Untuk jaringan floem mempunyai fungsi untuk mendistribusikan atau menyalurkan hasil fotosintesis (fotosintat) ke seluruh bagian dari tumbuhan yang berguna untuk pertumbuhan dan juga hidup tumbuhan tersebut.

    Jaringan xilem juga mempunyai fungsi yang juga berguna untuk pertumbuhan tumbuhan yaitu xilem menjadi alat pengangkut untuk air dan hara yang ada di tanah yang pertama diangkut oleh akar.

  3. Letak Xilem dan Floem

    Jaringan xilem dan floem yang mempunyai fungsi yang sangat vital bagai pertumbuhan dan juga hidupnya tumbuhan mempunyai letak pada bagian daun, batang, dan juga akar hampirnya berada di semua bagian tumbuhan karena sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai jaringan pengangkut bagi makanan bagi semua organ tubuh.

  4. Perbedaan Xilem dan Floem

    Walaupun mempunyai letak yang sama pada tumbuhan dan mempunyai fungsi yang sama – sama sebagai jaringan pengangkut pada tumbuhan jaringan xilem dan floem ini mempunyai perbedaan yang banyak. Seperti terbuatnya jaringan xilem itu dari sel yang mati lalu jaringan floem terbuat dari sel hidup, pada jaringan xilem juga mempunyai dinding yang lebih tipis dibandingkan dinding jaringan floem.

    Dinding pada jaringan xilem juga berbeda dengan jaringan floem karena pada dinding jaringan xilem terbuat dari lignin atau selulosa keras lalu pada jaringan floem terbuat dari selulosa, permeabilitas jaringan xilem dan floem juga berbeda untuk jaringan xilem adalah impermeabel dan untuk permeabilitas jaringan floem adalah permeabel.

    Pada jaringan floem tidak mempunyai sitoplasma lalu di jaringan xilem mempunyai sitoplasma, walaupun sama – sama jaringan pengangkut namun xilem dan floem mengangkut zat atau unsur yang berbeda namun sama – sama dibagikan ke seluruh tumbuhan untuk jaringan xilem mengangkut air dan unsur hara mineral dari dalam tanah sedangkan floem mengangkut hasil fotosintesis dari tumbuhan tersebut.

    Arah pengangkutan pada jaringan xilem dan floem ini juga berbeda karena untuk jaringan floem mengangkut ke bawah dan jaringan xilem ke atas, jenis jaringan xilem dan floem juga berbeda untuk jaringan xilem menggunakan jaringan serabut dan untuk jaringan floem merupakan jaringan sel penggiring.

  5. Unsur – unsur pada xilem

    Pada jaringan xilem ini mempunyai beberapa unsur yang membantu jaringan xilem dalam berkerja yaitu trakeid, trakea, parenkim xilem, dan serabut xilem semuanya mempunyai peran yang berbeda pada jaringan xilem.

    Unsur trakeid mempunyai fungsi yaitu sebagai penopang dan juga sebagai penghantar air trakeid ini juga disusun oleh sel – sel yang berbentuk lancip dan panjang dan juga pada dindingnya mempunyai lubang pori – pori yang berguna untuk meneruskan air dan mineral yang diangkut ke sel – sel sekitarnya.

    Trakea merupakan suatu unsur yang berada pada jaringan xilem yang dibentuk dari sel-sel silinder yang telah mati saat dewasa. Pada ujungnya akan bersatu dan membentuk tabung berpori-pori yang berguna sebagai penghantar air trakea juga bisa disebut sebagai pembuluh.

    Parenkim xilem merupakan sebuah sel-sel pada jaringan xilem yang mempunyai vakuola yang mempunyai ukuran besar sehingga parenkim xilem ini biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, kristal, tanin, getah.

    Serabut xilem ini disusun oleh sel-sel yang panjang dan mempunyai ujung yang runcing, pada serabut xilem ini mempunyai lignin dan terdapat pori-pori yang lebih kecil dibanding trakeid.

  6. Unsur – Unsur Jaringan Floem

    Pada unsur jaringan floem ini mempunyai beberapa unsur juga yang membantu dalam proses pengangkutan pada tumbuhan yang tersusun menjadi jaringan floem adapun beberapa unsur yaitu.

    Sel buluh tapis yang berbentuk seperti tabung dan juga terhubung satu sama lain yang menjadikan sel buluh tapis ini seperti saluran. Sel buluh tapis ini juga sebagai pengangkut zat hasil fotosintesis yang lalu disalurkan kesemua bagian atau organ pada tumbuhan.

    Sel pengantar merupakan sebuah sel yang berada pada jaringan floem saja dan sel pengantar ini juga mempunyai fungsi sebagai pemberi makanan pada sel-sel yang masih hidup, parenkim floem juga menjadi unsur dari jaringan floem yang mempunyai fungsi sebagai pemisah antara jaringan floem dengan jaringan floem lainnya parenkim floem juga menjadi penyimpan cadangan makanan bagi tumbuhan.

    Serabut floem merupakan unsur pada jaringan floem berikutnya yang merupakan jaringan sklerenkim yang mempunyai fungsi sebagai penopang jaringan floem dan juga bisa memperkuat jaringan floem.

Dengan banyaknya penjelasan yang lengkap tentang jaringan xilem dan jaringan floem ini semoga anda bisa memahami semuanya. Anda juga bisa menjadi paham tentang pengetahuan jaringan – jaringan yang ada di tumbuhan termasuk jaringan xilem dan floem yang sudah di bahas di artikel ini.

Masih banyak lagi pengetahuan yang ada di pelajaran biologi dan juga yang bisa di pelajari di tumbuhan karena pada tumbuhan masih banyak pengetahuan yang bisa kita gali lagi, bukan hanya pengetahuan tentang xilem dan floem tetapi kita juga bisa mengetahui tentang bagaimana tumbuhan bernafas dan juga tumbuhan makan ataupun saat tumbuhan sedang proses fotosintesis.

Jadi jangan sampai anda tidak mengetahui tentang biologi maupun hal – hal tentang pengetahuan yang akan sering di update di website ini dan anda juga bisa membagikan artikel ini pada teman – teman anda yang membutuhkan pengetahuan xilem dan floem pada tumbuhan. Terima Kasih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*