Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder pada Tanaman

Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder – Pada tumbuhan mempunyai 2 pertumbuhan yang mempunyai tugasnya masing – masing dan pertumbuhan tersebut akan muncul pergantian. Pertumbuhan pada tumbuhan tersebut biasa disebut pertumbuhan primer dan sekunder.

Jika anda bingung dengan apa yang membedakan dari pertumbuhan primer dan sekunder maka saya akan memberikan anda artikel yang menjelaskannya secara lengkap semoga anda bisa mengerti dan memudahkan anda dalam belajar ataupun menyelesaikan tugas biologi anda.

Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder
Gambar Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder

Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder Pada Tanaman

Tanaman mempunyai pertumbuhan primer dan sekunder untuk tumbuh menjadi tanaman yang dewasa dan bisa bertahan hidup. Pertumbuhan juga terjadi pada jaringan meristem. Yang membedakannya adalah dari asal pertumbuhan tersebut yaitu pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan primer terjadi saat meristem primer dan pertumbuhan sekunder saat meristem sekunder.

Ada pun perbedaan dari pertumbuhan primer dan sekunder lainnya yaitu pertumbuhan primer merupakan pertumbuhan meristem primer dan pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan meristem sekunder, Perbedaan lainnya adalah pertumbuhan primer biasanya menghasilkan panjang pada tanaman tersebut jika pertumbuhan sekunder akan menghasilkan penambahan keliling pada tanaman.

Pertumbuhan dan perkembanan pada tumbuhan juga berbeda jadi anda jangan sampai bingung. Pertumbuhan akan mudah untuk diketahui karena pertumbuhan dapat dihitung dan juga bisa dilihat dengan mata. Namun sebaliknya dengan perkembangan ada juga perkembangan yang membuat tumbuhan menjadi lebih besar namun terkadang ada juga yang mengalami pengurangan volume.

Pada kasus ini anda bisa menyimpulkan bahwa pertumbuhan primer sudah pasti pertumbuhan namun pada pertumbuhan sekunder juga mengalami perkembangan karena sel – sel yang di dalam tumbuhan menjadi lebih matang atau dewasa

Jika anda masih bingung saya akan menjelaskan pertumbuhan primer dan sekunder pada tanaman di artikel ini secara singkat.

  1. Pertumbuhan Primer

     

    Pertumbuhan Primer
    Gambar Pertumbuhan Primer

    Pertumbuhan primer pada tumbuhan ini merupakan pertumbuhan pada meristem yang terdiri dari meristem apikal, meristem interkalar dan kambium intravaskuler. Adapun pucuk tanaman yang berbentuk seperti kubah dengan primordia daun, tunas axilar, noda, dan juga internoda.Di bagian pucuk tanaman di bagi menjadi 3 bagian, di bagian ujung pucuk tanaman disana terdapat sel – sel yang aktif membelah diri.

    Di bagian belakangnya terdapat sel yang membesar, dan di belakangnya lagi terdapat bagian diferensiasi masing – masing sel menjadi terspesialisasi penuh sebagai fungsi khususnya.Ada juga jenis jaringan merismetik dasar yang ada pada pucuk batang tanaman.

    Jaringan tersebut yaitu protoderm, prokambium, dan meristem dasar. Jaringan prokambium merupakan serangkaian urat yang terdapat pada tanaman yang berkerja secara longitudinal. Pada potongan melintang, prokambium akan muncul dalam bentuk cincin rusak.

    Pada prokambium jaringan vaskuler primer di buat, dan sel pertama yang di buat adalah protoxilem yang ke dalam dan protofloem yang keluar. Protoxilem sebenarnya hanya mempunyai annular dan juga penebalan spiral dan lignin yang mungkin bisa saja memanjang.

    Rongga protoxilem mengecil dan kinerja protoxilem dan protofloem menjadi tidak aktif karena kinerja mereka nanti akan diganti oleh metaxilem dan metafloem saat perkembangan nanti.

  2. Pertumbuhan Sekunder

     

    Pertumbuhan Sekunder
    Gambar Pertumbuhan Sekunder

    Pertumbuhan sekunder merupakan proses pertumbuhan setelah selesainya pertumbuhan primer. Pertumbuhan sekunder ini juga diawali dengan meristem lateral yang menjadi aktif dan berakibat pada formasi jaringan permanen sekunder. Meristem lateral merupakan kambium vaskular lateral dan juga kambium gabus. Mereka terbentuk hanya pada tumbuhan jenis dikotil.

    Pada tumbuhan yang berjenis monokotil tidak terdapat kambium vaskular lateral dan kambium gabus oleh karena itu pada tumbuhan monokotil tidak ada pertumbuhan sekunder seperti penambahan pada ketebalan batang dan keliling pada batang dan akar. Pada batang kambium intravasikuler menjadi aktif lalu memotong sel yang ke luar dan ke dalam. Lalu berubah menjadi sel yang sering disebut xilem dan floem.

    Lalu sel parenkim yang ada di antara ikatan pembuluh yang saling berdekatan menjadi jaringan merismetik dan juga membentuk kambium intervasikuler. Kambium intravasikuler dan intervasikuler bergabung lalu menjadi cincin kambium yang biasa disebut kambium vaskuler.

    Kambium interfasikuler memotong bagian sel keluar dan ke dalam, lalu sel yang memotong ke luar menjadi floem sekunder yang ke dalam menjadi xilem sekunder. Pada kambium tumbuhan mempunyai inisial yaitu fusiformis dan inisial ray, yang dimana inisial fusiformis menghasilkan xilem normal dan floem.

    Inisial ray memberikan sebuah parenkim yang berperan untuk membentuk ray medullary. Makin lamanya tumbuhan makin naik pada lapisan sel di dalam, dan berdampak pada sel yang ada diluar yang mengakibatkan sel yang diluar menjadi tertekan dan menimbulkan meristem lateral pada lapisan luar tertekan juga formasinya.

    Hal tersebut juga bisa mengakibatkan cincin kambium gabus memotong sel ke dalam dan ke luar. Dengan memotongnya cincin kambium gabus yang ke dalam dan keluar maka terbentuklah tersuberisasi dan membentuk gabus yang terbentuk dari sel yang dipotong ke luar dan untuk sel yang dipotong ke dalam namanya korteks sekunder.

  3. Perbedaan Perumbuhan Primer dan Sekunder

    Ada juga perbedaan dari perubahan bentuk daru tumbuhan seperti pertumbuhan primer yang membuat tumbuhan menjadi lebih tinggi, lalu untuk pertumbuhan sekunder membuat tumbuhan mempunyai keliling yang lebih besar dari sebelumnya.

    Perbedaan pertumbuhan sekunder dan primer ini juga bisa dibedakan dari penyebabnya yaitu untuk pertumbuhan primer disebabkan oleh aktifitas dari meristem primer, dan untuk pertumbuhan sekunder disebabkan oleh meristem sekunder.

    Perbedaan dari titik tumbuh pertumbuhan primer dan juga sekunder juga terlihat. Seperti untuk pertumbuhan primer mempunyai titik tumbuh di area ujung batang dan juga pada ujung akar. Di pertumbuhan sekunder titik tumbuhnya berada pada jaringan kambium yang berada pada tumbuhan.

    Untuk pertumbuhan primer banyak sekali di temukan pada tumbuhan secara umum, namun sebalikya dengan pertumbuhan sekunder yang hanya bisa di cari pada tumbuhan yang mempunyai jenis dikotil karena pada tumbuhan yang mempunyai jenis monokotil tidak mempunyai kambium yang menjadi tempat pertumbuhan sekunder tanaman.

    Pertumbuhan primer pada tumbuhan juga bisa diukur secara kuantitatif dengan menggunakan sebuah alat yaitu auksanometer. Sedangkan pertumbuhan sekunder lumayan sulit untuk di ukur karena hanya memperlihatkan keliling tumbuhan yang membesar dan itu juga hanya pada tumbuhan jenis dikotil.

Setelah penjelasan tentang pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan primer pada artikel tadi apakah anda sudah tahu dimana letak Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder adapun beberapa berbedaan lainnya, seperti pertumbuhan primer pada meristem primer, dan pertumbuhan sekunder pada tumbuhan terjadi pada meristem sekunder.

Itulah beberapa penjelasan dari perbedaan pertumbuhan primer dan sekunder pada tanaman yang bisa anda gunakan untuk mencari sebuah pertanyaan atau materi dari pelajaran ilmu pengetahuan alam. Semoga artikel ini juga bisa memudahkan anda. Anda juga bisa membagikan artikel ini ke teman anda yang juga sedang kesulitan mencari perbedaan pertumbuhan primer dan sekunder. Sekian dan terima kasih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*