Menu Tutup

Jaringan Meristem

Jaringan Meristem – Jaringan meristem merupakan sebuah jaringan yang terdapat pada tumbuhan dan tersusun dari berbagai sel-sel yang selalu membelah diri dan juga menambah selnya itu sendiri. Hal tersebut disebabkan karena pada jaringan ini mempunyai sel yang bersifat embrional.

Jaringan meristem ini juga hanya ada di beberapa bagian dari tumbuhan. Jaringan ini merupakan salah satu dari 5 jaringan penyusun atau penyokong yaitu jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan pengakut, dan jaringan penguat. Kali ini saya akan membahas tentang salah satu dari kelima jaringan pada tumbuhan yaitu jaringan meristem dengan lengkap dan jelas.

Jaringan Meristem
Gambar Jaringan Meristem

Jaringan Meristem Pada Tumbuhan

Jaringan meristem ini merupakan jaringan yang mempunyai sel-sel yang bersifat embrional atau aktif membelah diri. Jaringan ini juga sebagai pusat tumbuhan dalam proses pertumbuhannya, adapun letak – letak jaringan ini pada tanaman yaitu pangkal batang, kambium, ujung batang, dan ujung akar.

Jaringan meristem ini juga mempunyai jenis atau macamnya yang di kategorikan berdasarkan tata letaknya dan berdasarka asalnya. Untuk kamu yang ingin mengetahui apa saja jenis-jenis dari jaringan ini dan apa saja kegunaannya maka kamu harus membaca artikel ini sampai selesai karena aku akan membahasnya dengan lengkap dan mudah untuk dipahami.

  1. Macam-macam jaringan meristem berdasarkan letaknya

    Pada jaringan ini mempunyai banyak jenisnya yang di kategorikan ke beberapa kelompok salah satunya adalah jaringan meristem yang beradasarkan letaknya, adapun beberapa jenisnya seperti meristem apikal, meristem lateral, dan meristem interkalar. Untuk pembahasan lebih lengkapnya bisa dilihat dibawah.

    1. Meristem Apikal

      Meristem apikal ini letaknya berada pada ujung tanaman yaitu pada ujung batang dan di ujung akar. Adapun fungsi mengapa apikal ada di ujung akar dan ujung batang, untuk yang ada di ujung akar biasanya untuk memanjangkan akar agar mudah masuk lebih ke dalam tanah untuk mengambil mineral dan air di dalam tanah.

      Untuk meristem apikal yang ada di batang akan menghasilkan sel – sel baru yang ada di jaringan meristem apikal lalu akan menghasilkan batang baru dan daun-daun. Meristem apikal ini hanya ada pada tumbuhan paku-pakuan, biji terbuka, dan bidi tertutup. Namun pada tumbuhan berbunga meristem apikal berubah menjadi kuncup untuk menjadi alat kelamin agar tumbuhan bisa berkembang biak secara generatif.

      Pada jaringan ini yang ada diujung batang mempunyai sel – sel yang akan aktif membelah diri dan akan menumbuhkan primordial daun yang akan menjadi daun. Pada titik tengah pada batang sebagai tempat berkembangnya daun dinamakan bongkol, jarak yang sangan berdekatan antara bongkol di ujung tanaman, sedangkan daun tumbuh dengan cepat.

      Hal itu menyebabkan daun-daun akan tumbuh diatas meristem pembentuknya. Meristem yang berada pada akhir akan membentuk kuncup lateral yang berkembang pada bongkol. Kuncup lateral tersebut akan berkembang dan menjadi cabang-cabang yang baru. Pada meristem yang ada di ujung akar mempunyai sel aktif membelah yang akan mengakibatkan akar memanjang.

    2. Meristem Interkalar

      Meristem ini termasuk dalam meristem antara karena terletak pada jaringan-jaringan dewasa, lebih tepatnya meristem interkalar ini berada pada meristem primer dan jaringan dewasa. Meristem interkalar ini juga dijumpai pada batang yang mempunyai ruas-ruas seperti rumput-rumputan.

      Pemanjangan ruas yang terjadi karena pada meristem interkalar ini mempunyai sel-sel yang aktif membelah dan menghasilkan sel baru yang sejajar yang menjadikan pemanjangan ruas dan juga bertambah panjangnya ruas.

    3.  Meristem Lateral

      Meristem ini mempunyai letak di samping tanaman dan sejajar dengan permukaan organ oleh karena itu meristem lateral ini biasa disebut juga meristem samping. Meristem lateral ini juga termasuk menjadi penyebab dalam pertumbuhan meristem sekunder. Yang masuk ke dalam meristem lateral adalah kambium dan felogen atau kambium gabus.

      Kambium hanya ada pada tumbuhan berbiji terbuka dan dikotil oleh karena itu meristem lateral ini tidak ada di tanaman selain itu. Karena meristem lateral berada di kambium jadi jika sel-sel yang ada di kambium tersebut membelah dan menjadi sel baru maka kambium akan membesar.

  2. Macam-macam jaringan meristem berdasarkan asalnya

    Jaringan meristem berdasarkan asalnya mempunyai 3 macam yaitu promeristem, meristem primer, dan meristem sekunder semuanya mempunyai fungsinya masing-masing. Untuk lebih jelasnya anda bisa membacanya dibawah ini.

    1. Promeristem

      Promeristem ini merupakan sebuah embiro pada tanaman yang sudah ada saat tanaman di fase embrio.

    2. Meristem Primer

      Jaringan ini biasanya ditemukan pada tanaman yang masih baru dan akan proses berubah ke dewasa dengan cara sel-sel yang ada di jaringan ini membelah dan menjadi sel – sel baru yang menyebabkan ujung batang tanaman menjadi lebih tinggi dan memanjang. Pada ujung akar juga akan mengalami pemanjangan dan masuk ke tanah yang lebih dalam.

      Meristem primer ini biasanya akan menyebabkan tumbuhan menjadi lebih panjang dari sebelumnya.

    3. Meristem Sekunder

      Meristem sekunder ini biasanya akan aktif saat meristem primer selesai melakukan pertumbuhan, jadi meristem sekunder berasal dari meristem primer yang terdiferensiasi (perubahan jaringan dari jaringan lain atau sebelumnya). Jika meristem sekunder mengubah panjang tanaman meristem sekunder ini mengubah tanaman menjadi lebih besar dengan pertumbuhan batang yang ke samping.

      Contoh pertumbuhan meristem sekunder ini biasanya ada pada kambium dan felogen atau kambium gabus, meristem sekunder ini juga biasa disebut dengan meristem lateral.

  3. Fungsi dari Jaringan Meristem

    Seperti yang tadi diatas sudah di jelaskan bahwa kesimpulannya adalah jaringan ini mempunyai fungsi yaitu sebagai alat penyokong untuk tumbuhan agar mudah untuk tumbuh dengan baik saat tumbuh ke atas (meninggi) ataupun tumbuh ke samping (membesar). Tetapi dengan klasifikasi yang sudah saya jabarkan diatas jaringan meristem mempunyai perannya masing-masing.

  4. Ciri-ciri Jaringan Meristem

    Adapun ciri-ciri dari jaringan meristem untuk membedakanya dari jaringan penyokong tumbuhan lainnya yaitu jaringan meristem mempunyai sel-sel yang embrional atau aktif membelah, berbentuk kecil, dan mempunyai bentuk yang isidiometris, pada jaringan meristem juga mempunyai dinding yang tipis, belum mengalami diferensiasi, tidak ada kandungan zat makanan, mempunyai plastida namun belum matang, dan tidak ada ruangnya antar sel.

Itulah penjelasan lengkap tentang jaringan meristem dari klasifikasi, fungsinya, dan juga ciri-cirinya. Jadi untuk anda yang kebingungan dalam menyelesaikan tugas tentang jaringan meristem semoga anda terbantu dengan adanya artikel ini. Artikel ini pun bisa membantu anda dalam mencari materi biologi tentang jaringan tumbuhan.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa memudahkan anda dalam mencari ilmu dan anda juga bisa mudah memahammi isi dari tumbuhan. Jika bermanfaat artikel ini anda bisa membagikannya pada teman – teman anda yang sedang susah dalam memahami jaringan meristem dan juga sedang mempelajari jaringan meristem. Anda juga bisa melihat artikel – artikel lain tentang pengetahuan alam di website ini karena tidak hanya jaringan meristem saja. Sekian Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *