Kingdom Plantae

Kingdom Plantae – Apakah anda mengetahui tentang kingdom plantae ? jika anda masih belum mengerti apa itu kingdom plantae aku akan memberikan penjelasan lengkap untuk anda agar anda bisa mengerti dan paham tentang kingdom plantae ini.

Pada artikel ini saya akan membahas tentang kingdom plantae dari ciri kingdom plantae, klasifikasi kingdom plantae, pengertian, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu anda harus menyimak artikel ini yang mengulas tentang kingdom plantae.

kingdom plantae
Gambar kingdom plantae

Kingdom Plantae

Kingdom plantae ini sudah ada di 1,2 milyar tahun yang lalu dengan penemuannya sebagai bukti. Plantae sendiri sudah ada pada zaman ordovician atau 450 juta tahun yang lalu sampai masa silurian atau 420 juta tahun yang lalu. Namun pada masa itu masih belum terbentuk seperti tanaman sekarang. Baru di masa devonian atau 360 juta tahun yang lalu sudah terdapat beberapa varietas tumbuhan baik segi ukuran dan juga bentuk.

Lalu munculnya plantae yang berbunga ada pada masa triassic atau 200 juta tahun yang lalu, di masa tertiary muncullah jenis plantae rumput. Pada mulanya kingdom dibagi menjadi 2 yaitu hewan dan juga tumbuhan. Aristoteles juga menyatakan tumbuhan merupakan organisme yang tidak bergerak sedangkan hewan merupakan organisme yang bergerak dan mencari makan sendiri.

Dan di tahun 1707 sampai 1778 Linnaeus membuat suatu sistem klasifikasi yang di dalamnya mempunyai 2 kingdom yaitu animalia dan vegetabilia (atau yang sekarang disebut plantae). Lalu beberapa jenis fungi (jamur) dan alga di keluarkan dari klasifikasi kingdom plantae. Karena mempunyai ciri – ciri yang berbeda dengan tumbuhan seperti contoh klorofil.

  1. Pengertian Kingdom Plantae

    Kingdom ini adalah sebuah organisme eukariotik multiseluler yang mempunyai dinding sel dan zat klorofil. Klorofil merupakan zat yang membuat tumbuhan menjadi berwarna hijau. Klorofil juga mempunyai fungsi yaitu untuk proses fotosintesis dan menghasilkan makanan sendiri atau autotrof. Ada sekitar 400.000 spesies pada kingdo plantae dan di rantai makanan kingdom plantae dijadikan sumber produsen.

  2. Ciri ciri kingdom plantae

    Ciri ciri kingdom plantae yang membuat mereka berbeda dengan alga atau jamur (fungi) yaitu bersifat autotrof atau bisa menghasilkan makanan sendiri dengan menggunakan cara fotosintesis, Eukariotik, dinding sel tersusun dari selulosa, adanya kandungan klorofil yang berguna untuk fotosintesis, bisa menyimpan cadangan makanan yang berbentuk amilum atau pati.

    Kingdom plantae ini bereproduksi secara aseksual atau dengan tunas, cangkok, dan stek. Namun ada juga dengan cara seksual dengan benang sari dan putik. Kingdom ini juga bisa hidup di air dan daratan. Akan mengalami pergiliran keturunan pada siklus hidupnya.

    Adapun ciri lainnya yaitu mempunyai organ dan juga sistem organ, adanya akar yang berguna untuk memperkokoh tumbuhan dan juga untuk menyerap air, mempunyai daun untuk menangkap sinar matahai yang berguna untuk menghasilkan glukosa, dan ada bunga untuk bereproduksi secara seksual.

  3. Pembatasan Kingdom Plantae

    Pembatasan kingdom plantae ini juga untuk pembuktian bahwa fungi bukanlah masuk dalam kingdom plantae. Jika mengacu pada ciri – ciri tumbuhan yang bisa berfotosintesis, bisa menghasilkan selulosa, dan juga multiseluler. Lalu banyak kritikan bahwa fungi bukan dari kingdom ini karena tidak membuat makanan melainkan makan dari sisa – sisa bahan organik.

    Dinding sel dari fungi juga berbeda dengan tumbuhan lainnya dan malah lebih mirip dengan hewan. Dengan pernyataan – pernyataan tadi akhirnya fungi di keluarkan dari kingdom plantae dan membuat kingdomnya sendiri yang dinamakan kingdom fungi. Bukan hanya fungi yang dikeluarkan dari kingdom plantae namun alga juga di keluarkan karena tumbuhan alga tidak mempunyai klorofil.

  4. Klasifikasi Kingdom Plantae

    Klasifikasi ini sebenarnya di bagi menjadi 3 divisi yaitu pterydophyta, bryophyta, dan spermatophyta. Untuk selengkapnya ada di bawah.

    1. Pteridophyta

      Divisi ini mempunyai jaringan pengangkut atau kormus dan juga organ sejati. Tumbuhan paku ini juga bereproduksi dengan cara aseksual atau menggunakan spora. Tumbuhan ini juga mengalami metagenesis karena pada umumnya tumbuhan paku hidup di darat terutama di hutan hujan tropis namun ada juga tumbuhan paku yang hidup mengapung di air.

      Tumbuhan ini juga sudah mempunyai batang, akar, dan daun sejati. Tumbuhan ini berkembang biak dengan spora dan juga mengalami pergiliran keturunan. Tumbuhan ini mempunyai klorofil dan juga pembuluh xilem dan floem dan berakar serabut.

      Ciri Рciri tumbuhan ini adalah menghasilkan spora di bawah  daun. Batang, akar, dan daun bisa dibedakan. Daun muda pada tumbuhan ini akan menggulung. Tanaman ini juga mempunyai manfaat sebagai pupuk hijau untuk padi. Bisa menjadi tanaman hias dan juga sayur-sayuran. Tumbuhan ini yang bernama selaginella bisa di jadikan obat luka. Contoh Tumbuhan dari pteridophyta yaitu paku sejati, paku purba, paku ekor kuda, paku kawat.

    2. Bryophyta

      Untuk tumbuhan ini tidak mempunyai organ sejati seperti batang, daun, dan akar. Tumbuhan ini juga tidak mempunyai pembuluh xilem dan floem. Bryophyta mempunyai rhizoid kecil yang bisa digunakan untuk menempel di tanah. Tumbuhan ini bisa hidup di tempat yang lembab dan teduh.

      Tumbuhan bryophyta ini juga merupakan tumbuhan peralihan antara tumbuhan berkormus (kormofita) dengan tumbuhan yang bertalus. Sama seperti tumbuhan lainnya tumbuhan ini juga merupakan metagenesis dan mengalami pergiliran dalam keturunan.

      Adapun ciri-ciri dari bryophyta ini mempunyai 2 generasi yaitu gametofit dan sporofit, mempunyai ukuran makroskopi yang mencapai 1-2 cm ada juga yang mencapai 40 cm. Adapun manfaat dari bryophyta yaitu bisa menahan erosi serta digunakan untuk menyerap air, beberapa spesies dari tumbuhan ini bisa dijadikan obat.Ada juga jenis – jenis tumbuhan dari bryophyta yaitu lumut daun, lumut hati, dan lumut tanduk.

    3. Spermatophyta

      Tumbuhan ini merupakan tumbuhan berbiji di kingdom ini. Biji yang ada di spermatophyta ini merupakan hasil dari pembuahan antara benang sari dan putik bunga dan bisa menjadi cikal bakal tumbuhan baru. Spermatophyta ini juga dibagi menjadi 2 subdivisi yaitu biji tertutup dan biji terbuka. Tumbuhan ini yang hidup di air hanya ada beberapa contohnya teratai.

      Adapun ciri-ciri dari tumbuhan ini yaitu mempunyai batang, akar, dan daun sejati. mempunyai biji atau bunga yang dihasilkan oleh bunga. Manfaat dari spermatophyta adalah bisa sebagai makanan pokok seperti padi, jagung, dan sagu. Ada juga yang bermanfat sebagai peneduh, sumber oksigen, dan penyerap karobon dioksida seperti pinus, dan mahoni.

      Ciri-ciri tumbuhan berbiji tertutup mempunyai daun yang lebar dan pipih bentuknya, tulang daunnya berbentuk menjari, sejajar, dan menyirip. Untuk yang berbiji terbuka bakal biji tersusn dari strobillus, dan tidak mempunyai daun sejati.

Itulah beberapa penjelasan lengkap dari kingdom plantae yang semoga bisa memudahkan kamu dalam mempelajarinya ataupun mengerjakannya. Ada lebih banyak lagi materi ilmu pengetahuan di website ini khususnya biologi jadi kamu bisa membagikan ke temanmu artikel ini agar bisa membantu teman – teman kamu yang kesulitan dengan materi kingdom plantae.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*