Cara Kerja Enzim

Cara Kerja Enzim – Kali ini aku akan membahas tentang enzim dan lebih lengkapnya adalah membahas tentang cara kerja dari enzim itu sendiri. Sebenarnya enzim ini ada di tubuh kita dan sangat berkaitan dengan suatu proses metabolisme yang sering terjadi pada tubuh kita maupun organisme lain.

Hubungan antara enzim dan proses metabolisme ini juga sangat penting karena suatu proses metabolisme sendiri tidak akan terjadi ataupun tidak akan sempurna jika tidak adanya enzim. Nah kali ini aku akan mencoba menjelaskan dengan lengkap bagaimana sih cara kerja enzim ? prinsip kerja enzim ? dan apa saja yang membuat kerja enzim juga dipengaruhi oleh ?. Jawabannya semua ada di bawah ini.

Cara Kerja Enzim
Gambar Cara Kerja Enzim

Cara Kerja Enzim

Enzim pada tubuh kita ini sebenarnya hanya berperan sebagai katalis yang berarti enzim bisa meningkatkan laju reaksi kimia tanpa harus ikut bereaksi ataupun dipengaruhi oleh reaksi kimia juga.

Cara kerja enzim pada suatu reaksi metabolisme di tubuh organisme adalah dengan menurunkan energi aktivitas yakni energi yang akan diperlukan agar bisa memulai suatu reaksi. Agar proses berlangsung dengan lebih cepat maka enzim harus meminimalisir costnya.

Energi aktivasi pada suatu reaksi kimia bisa di umpamakan seperti sebuah biaya jalan pada sebuah proses produksi. Semakin cepat pada prosesnya maka biaya yang dikeluarkan akan lebih sedikit. Ada juga cara kerja enzim untuk bisa mempercepat reaksi kimia yaitu dengan berinteraksi dengan substrat.

Dengan berinteraksi dengan substrat maka akan diubah menjadi sebuah produk, setelah terbentuknya suatu produk enzim akan melepaskan diri dari substrat. Hal itu terjadi karena enzim tidak akan bereaksi dengan substratnya.

  1. Prinsip Kerja Enzim

    Sudah disinggung tadi diatas jika katalisator yang sangat efektif untuk reaksi metabolisme yang terjadi pada suhu tubuh kita relatif rendah karena adanya enzim sebagai katalisatornya. Enzim juga bisa mempercepat sebuah reaksi dengan sangat cepat. Sama juga seperti katalisator anorganik, enzim membuat cepat reaksi karena mempunyai kemampuan menurunkan energi unuk mengaktifkan.Sebuah sel yang hidup adalah sistem biokimia yang kompleks.

    Pada sel ada ratusan reaksi yang bertahap untuk menguraikan sebuah molekul nutrien, reaksi yang terjadi akan memproduksi dan menyimpan energi. Lalu ada reaksi yang membuat sebuah makromolekul dari prekursor yang sederhana.Untuk mekanisme cara kerja enzim ada 2 tahap, yang pertama adalah enzim akan bergabung dengan substrat atau zat yang perubahannya dikatalisis oleh enzim tersebut dan membentuk kompleks enzim – substrat. Kedua kompleks enzim substrat yang terurai akan membentuk produk dan enzim bebas.

    Penggabungan dari enzim – substrat ini akan berlangsung seketika saja. Jadi setelah bergabung dengan substrat enzim akan melepaskan diri dan bebas kembali. Untuk 1 molekul enzim bisa memproses hingga jutaan molekul substart dalam tiap detik.

    Maka jumlah enzim tidak perlu banyak, karena molekul pada enzim tidak akan dihabiskan dalam suatu reaksi, jadi tubuh juga tidak perlu menghasilkan enzim dalam jumlah yang besar.

    Massa molekul relatif pada suatu enzim mempunyai kisaran mencapai 10.000 sampai 1 juta. Jadi, secara umum molekul substrat lebih sedikit dari molekul enzim yang akan diproses. Suatu reaksi yang akan dikatalis oleh enzim akan berlangsung di bagian tertentu dari molekul enzim, yang biasa disebut dengan sisi aktif enzim.

    Pada sisi aktif tersebut mempunyai bentuk tertentu. Substrat harus mempunyai bentuk yang komplementer dan bisa membentuk sisi aktif suatu enzim. Adapun syarat bentuk tersebut yang memaparkan bahwa enzim mempunyai sifat yang spesifik, Khusus untuk bentuk sisi aktif enzim dengan substrat bisa di contohkan dengan pasangan kunci dengan anak kunci.

  2. Faktor Yang Mempengaruhi Cara Kerja Enzim

    Kerja enzim dipengaruhi oleh beberapa faktor. Hal tersebut seerti protein yaitu sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Kondisi lingkungan yang tidak sesuai denga enzim akan membuat kerja enzim terganggu. Inilah faktor Рfaktor yang juga bisa mempengaruhi  kerja enzim :

    1. pH

      pH bisa membuat optimasi kerja enzim berubah. Karena setiap enzim yang bekerja di kondisi pH spesifik. Ini juga berkaitan dengan posisi enzim yang akan bergabung dengan suatu substrat.Biasanya, pada ph 6 sampai 8 kerja enzim akan optimum. Perubahan sebuah ph juga akan membuat terganggunya suatu ikatan hidrogen yang ada di struktur enzim. Enzim akan dalam keadaan inaktif jika enzim tersebut ada di kondisi ph yang tidak sesuai.

      Dengan adanya sifat enzim yang harus ada di kondisi pH yang spesifik ini membuat enzim tidak akan merusak sel lain yang ada di sekitarnya.

    2. Temperatur

      Seperti juga pH temperatur juga bisa menjadi faktor yang mempengaruhi enzim. Rentang temperatur tertentu yang hanya bisa membuat sebuah enzim bisa bereaksi dengan optimal. Di temperatur yang tinggi enzim bisa rusak karena akan mengalami denaturasi karena hal tersebut adalah sifat umum dari protein.

      Lalu di kondisi terdenaturasi enzim sudah mulai berubah dari struktur yang rusak dan juga enzim yang sudah tidak bisa dipakai. Enzim akan kembali aktif saat adanya kenaikan temperatur yang sesuai dengan enzim. Beberapa enzim juga mempunyai kondisi temperatur yang berbeda – beda atau spesifik untuk bekerja dengan optimal.

  3. Teori Cara Kerja Enzim

    Cara kerja enzim sebenarnya mempunyai 2 teori yaitu teori gembok dan kunci. lalu ada teori induksi. Berikut penjelasan 2 teori cara kerja enzim :

    1. Teori Induksi

      Seseorang yang bernama daniel koshland merupakan yang menggunakan teori ini pada tahun 1958. Pada enzim mempunyai sisi aktif yang fleksibel, namun sisi aktif enzim itu mempunyai titik pengikatan yang sama atau spesifik.

      Oleh karena itu hanya substrat – substrat yang mempunyai titik pengikatan yang sama yang bisa menginduksi sisi aktif dari enzimagar pas membentuk seperti suatu substrat.

      Adanya teori induksi ini bisa membuat kekurangan dari teori gembok dan kunci yang akan di bahas setelah ini. Maka teori induksi yang dikemukakan ini adalah sebuah teori yang sering diakui oleh banyak para peneliti saat akan menjelaskan bagaimana cara kerja enzim.

    2. Teori Gembok dan Kunci

      Teori ini ditemukan oleh emil fischer pada tahun 1894. Menurut pemaparan beliau enzim akan berkaitan dengan substrat yang punya bentuk sama seperti sisi aktif dari enzim. Berarti dengan sisi aktif yang sama dengan enzim maka enzim dan substrat akan berhubungan.

      Jadi kenapa teori ini dinamakan gembok dan kunci karena enzim yang digambarkan sebagai kunci dan substrat yang diilustrasikan sebagai gembok. Oleh karena itu gembok dan kunci akan mempunyai kesamaan sisi untuk bisa membuka ataupun menutup.

      Seperti yang sudah di bahas di atas tentang teori induksi. Teori gembok dan kunci ini mempunyai kekurangan yaitu tidak bisa memaparkan tentang kestabilan enzim yang ada disaat peralihan titik reaksi enzim. Jadi hal tersebutlah yang melahirkan teori induksi.

Segitu saja pembahasan tentang cara kerja enzim pada artikel ini semoga bisa memudahkan kamu dalam pelajaran biologi. Bagikan artikel ini ke temanmu juga yang sedang kesulitan tentang pelajaran enzim ini. Sekian Terima Kasih.

Yang kamu cari?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*